Cerita Fiksi: Kota yang Berubah
Di sebuah kota bernama Sangkala, yang terletak di dataran tinggi dengan pemandangan pegunungan yang indah, kehidupan masyarakatnya berjalan cukup damai, meski penuh dengan tantangan. Kota ini dulunya berkembang tanpa perencanaan yang matang. Rumah-rumah berdiri tanpa pola, jalan-jalan sempit berliku tanpa arah, dan fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas, atau taman bermain hanya ada di beberapa titik tertentu yang jauh dari jangkauan sebagian besar penduduk. Pak Arman, seorang arsitek senior yang pulang ke kampung halamannya setelah bekerja di luar negeri selama 20 tahun, merasa terpanggil untuk membantu membenahi kota ini. Ketika ia berjalan-jalan di sekitar Sangkala, ia melihat seorang ibu yang harus berjalan hampir satu kilometer untuk membawa anaknya ke posyandu. Di tempat lain, seorang anak muda menceritakan bagaimana ia harus naik ojek selama setengah jam hanya untuk pergi ke SMA terdekat. Kondisi ini membuat Pak Arman berpikir, “Kota ini butuh perencanaan ulang. Semua orang b...